Jl. Sunan Ampel No.7 Kota Kediri Jawa Timur 64127

(0354) 689282

PERKUAT RISET INTERNASIONAL, UINSW KEDIRI–ULM BANJARMASIN BANGUN SINERGI INTEGRASI AGAMA DAN SAINS

Universitas Islam Negeri Syekh Wasil (UINSW) Kediri terus memperkuat langkah internasionalisasinya melalui International Office Partnership (IOP) dengan menjalin kolaborasi strategis bersama Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin. Kerja sama ini difokuskan pada penguatan daya saing riset perguruan tinggi di tingkat global melalui pengembangan riset integratif yang menghubungkan ilmu keislaman dengan sains dan ilmu sosial.

Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya UINSW Kediri, melalui IOP, dalam mendorong riset yang tidak hanya berorientasi akademik dan publikasi, tetapi juga berakar kuat pada nilai-nilai keagamaan, sosial, dan kemanusiaan. Integrasi ilmu agama dan sains dipandang sebagai fondasi penting untuk melahirkan riset yang relevan dengan tantangan global sekaligus berdampak nyata bagi masyarakat.

Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Kemahasiswaan UINSW Kediri, Prof. M. Dimyati Huda, menegaskan bahwa kerja sama riset dengan ULM Banjarmasin merupakan momentum strategis untuk mengarahkan riset perguruan tinggi Islam ke ranah yang lebih luas, inklusif, dan berorientasi solusi.

“Kami ingin riset di UINSW Kediri tidak berhenti pada jurnal dan publikasi semata, tetapi benar-benar hadir sebagai solusi nyata bagi masyarakat. Melalui integrasi ilmu agama dan sains, riset dapat diarahkan untuk menjawab tantangan zaman, baik di bidang sosial, lingkungan, ekonomi, maupun teknologi informasi,” ujarnya, Jumat (7/11/2025).

Ia menambahkan, kolaborasi ini membuka ruang besar bagi lahirnya penelitian lintas disiplin, seperti perpaduan kajian keislaman dengan ilmu lingkungan, kesehatan, teknologi, dan digital. Pendekatan ini diyakini mampu memperkaya khazanah keilmuan Islam sekaligus memperkuat posisi riset Indonesia di kancah internasional.

“Ilmu agama dan sains tidak seharusnya dipertentangkan. Justru integrasi keduanya akan melahirkan perspektif riset yang lebih utuh, humanis, dan berorientasi pada kemaslahatan,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kerja Sama, Humas, dan Sistem Informasi Universitas Lambung Mangkurat, Dr. Yusuf Azis, menyampaikan apresiasi atas terbangunnya kolaborasi dengan UINSW Kediri. Menurutnya, sinergi dua perguruan tinggi negeri ini mencerminkan semangat baru dalam pengembangan riset yang membumi dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Ia menjelaskan bahwa ULM memiliki pengalaman panjang dalam pengembangan riset berbasis potensi dan sumber daya lokal, khususnya di bidang lingkungan, pertanian, dan sosial. Dengan bergandengan tangan bersama UINSW Kediri yang memiliki keunggulan dalam kajian keislaman dan moderasi beragama, kolaborasi ini diharapkan mampu menghasilkan riset unggulan yang menekankan nilai kemanusiaan dan keberlanjutan.

Sebagai langkah awal, kedua perguruan tinggi sepakat untuk mengembangkan berbagai program bersama, antara lain joint research, seminar internasional, konferensi internasional, serta publikasi kolaboratif pada jurnal bereputasi global. Fokus riset diarahkan pada isu-isu strategis seperti lingkungan berkelanjutan, pemberdayaan masyarakat berbasis nilai-nilai keislaman, serta pengembangan teknologi hijau, sejalan dengan agenda internasionalisasi riset yang digawangi oleh International Office Partnership.

Penulis: Lukman  dan BA


You Might Also Like